# Jargon Pemrograman Fungsional _Functional programming_ (FP) atau pemrograman fungsional memberikan banyak keuntungan, dan kini popularitasnya telah meningkat sebagai hasilnya. Namun, setiap paradigma pemrograman datang dengan jargon uniknya masing-masing dan FP tidak terkecuali. Dengan memberikan glosarium, kami berharap dapat mempermudah belajar FP. Contoh yang ada disajikan dalam JavaScript (ES2015). [Kenapa JavaScript?](https://github.com/hemanth/functional-programming-jargon/wiki/Why-JavaScript%3F) *Ini adalah sebuah [WIP](https://github.com/hemanth/functional-programming-jargon/issues/20) dari [Functional Programming Jargon](https://github.com/hemanth/functional-programming-jargon/) milik [hemanth](https://github.com/hemanth/); Jangan ragu untuk mengirim PR ;)* Jika ada, dokumen ini menggunakan istilah yang didefinisikan dalam spesifikasi [Fantasy Land](https://github.com/fantasyland/fantasy-land). __Daftar Isi__ * [Arity](#arity) * [Higher-Order Functions (HOF)](#higher-order-functions-hof) * [Partial Application](#partial-application) * [Currying](#currying) * [Closure](#closure) * [Auto Currying](#auto-currying) * [Function Composition](#function-composition) * [Continuation](#continuation) * [Purity](#purity) * [Side Effect](#side-effects) * [Idempotent](#idempotent) * [Point-Free Style](#point-free-style) * [Predicate](#predicate) * [Contract](#contract) * [Category](#category) * [Value](#value) * [Constant](#constant) * [Functor](#functor) * [Pointed Functor](#pointed-functor) * [Lift](#lift) * [Referential Transparency](#referential-transparency) * [Equational Reasoning](#equational-reasoning) * [Lambda](#lambda) * [Lambda Calculus](#lambda-calculus) * [Lazy evaluation](#lazy-evaluation) * [Monoid](#monoid) * [Monad](#monad) * [Comonad](#comonad) * [Applicative Functor](#applicative-functor) * [Morphism](#morphism) * [Endomorphism](#endomorphism) * [Isomorphism](#isomorphism) * [Setoid](#setoid) * [Semigroup](#semigroup) * [Foldable](#foldable) * [Type Signature](#type-signature) * [Algebraic data type](#algebraic-data-type) * [Sum type](#sum-type) * [Product type](#product-type) * [Option](#option) * [Pustaka Pemrograman Fungsional dalam JavaScript](#pustaka-pemrograman-fungsional-dalam-javascript) ## Arity _Arity_ merupakan banyaknya argumen yang diambil oleh fungsi. Berasal dari kata-kata seperti _unary_, _binary_, _ternary_, dan lain-lain. Kata ini memiliki perbedaan yang terdiri dari dua sufiks, "-ary" dan "-ity." Penjumlahan, misalnya, mengambil dua argumen, dan jadi didefinisikan sebagai fungsi biner (_binary function_) atau fungsi dengan dua _arity_. Fungsi semacam itu terkadang disebut "_dyadic_" oleh orang-orang yang lebih menyukai bahasa Yunani dari bahasa Latin. Demikian juga, fungsi yang mengambil sejumlah variabel argumen disebut "_variadic_", sedangkan fungsi biner harus diberikan dua dan hanya dua argumen, meskipun _currying_ dan _partial application_ (lihat di bawah). ```js const sum = (a, b) => a + b const arity = sum.length console.log(arity) // 2 // Arity dari fungsi `sum` adalah dua ``` ## Higher-Order Functions (HOF) _Higher-Order Function_ adalah sebuah fungsi yang mengambil fungsi sebagai argumen dan/atau mengembalikan sebuah fungsi. ```js const filter = (predicate, xs) => xs.filter(predicate) ``` ```js const is = (type) => (x) => Object(x) instanceof type ``` ```js filter(is(Number), [0, '1', 2, null]) // [0, 2] ``` ## Partial Application Menerapkan fungsi secara parsial (_Partial Application_ atau Fungsi Parsial) artinya membuat fungsi baru dengan mengisi beberapa argumen ke fungsi semula. ```js // Helper membuat sebagian fungsi yang diaplikasikan // Mengambil sebuah fungsi dan beberapa argumen const partial = (f, ...args) => // mengembalikan sebuah fungsi yang mengambil sisa argumen (...moreArgs) => // dan memanggil fungsi asilnya dengan semuanya f(...args, ...moreArgs) // Sesuatu untuk diaplikasikan const add3 = (a, b, c) => a + b + c // Menerapkan `2` dan `3` secara parsial ke `add3` // Sehingga, memberikan Anda sebuah fungsi dengan satu argumen const fivePlus = partial(add3, 2, 3) // (c) => 2 + 3 + c fivePlus(4) // 9 ``` Anda juga dapat menggunakan `Function.prototype.bind` untuk menerapkan fungsi parsial di JavaScript: ```js const add1More = add3.bind(null, 2, 3) // (c) => 2 + 3 + c ``` _Partial application_ atau fungsi parsial membantu menciptakan fungsi yang lebih sederhana dari yang lebih kompleks dengan memadukan data saat Anda memilikinya. [_Curried_](#currying) _function_ sudah secara otomatis diterapkan secara parsial. ## Currying _Currying_ merupakan sebuah proses mengubah fungsi yang membutuhkan banyak argumen menjadi fungsi yang membawa mereka satu-persatu. Setiap kali fungsi dipanggil hanya menerima satu argumen dan mengembalikan sebuah fungsi yang membutuhkan satu argumen sampai semua argumen dilewatkan. ```js const sum = (a, b) => a + b const curriedSum = (a) => (b) => a + b curriedSum(40)(2) // 42. const add2 = curriedSum(2) // (b) => 2 + b add2(10) // 12 ``` ## Closure _Closure_ merupakan sebuah cara untuk mengakses sebuah variabel yang berada di luar cakupannya. Secara formal, _closure_ merupakan sebuah teknik untuk menerapkan _lexically scoped_ bernama _binding_. Ini adalah cara untuk menyimpan sebuah fungsi dengan sebuah _environment_. _Closure_ adalah lingkup yang menangkap variabel lokal dari suatu fungsi untuk askes bahkan setelah eksekusi telah berpindah dari blok yang didefinisikan. Yaitu, mereka membiarkan referensi lingkup setelah blok dimana variabel dinyatakan telah selesai mengeksekusi. ```js const addTo = x => y => x + y var addToFive = addTo(5) addToFive(3) // mengembalikan 8 ``` Fungsi `addTo()` mengembalikan sebuah fungsi (secara internal disebut `add()`), lalu disimpan di variabel yang disebut `addToFive` dengan _curried call_ yang memiliki parameter `5`. Idealnya, ketika fungsi `addTo` selesai dieksekusi, cakupannya, dengan variabel lokal `add`, `x`, `y` seharusnya tidak dapat diakses. Tapi, itu mengembalikan `8` ketika memanggil `addToFive()`. Ini artinya kondisi dari fungsi `addTo` disimpan bahkan setelah blok kode selesai dieksekusi. Jika tidak, tidak mungkin dapat mengetahui bahwa `addTo` telah dipanggil sebagai `addTo(5)` dan nilai dari `x` telah ditentukan menjadi `5`. _Lexical scoping_ adalah alasan mengapa ia dapat menemukan nilai dari `x` dan `add` - sebuah variabel _private_ induk yang telah selesai dieksekusi. Nilai ini disebut _Closure_. `Stack` beserta `lexical scope` fungsinya disimpan dalam bentuk referensi ke induknya. Hal ini mencegah _closure_ dan variabel-variabel mendasar agar tidak dikumpulkan sebagai sampah (karena setidaknya ada satu refernsi langsung untuk itu). __Lambda Vs. Closure__ _Lambda_ pada dasarnya adalah fungsi yang didefinisikan secara _inline_ daripada metode standar untuk mendeklarasikan fungsi. Lambda sering dapat dilewatkan sebagai objek. _Closure_ adalah fungsi yang membungkus keadaan sekitarnya dengan mereferensikan bidang yang ada di luar tubuhnya. _State_ tertutup tetap berada di seberang seruan _closure_. __Bacaan lebih lanjut/Sumber__ * [Lambda Vs Closure](http://stackoverflow.com/questions/220658/what-is-the-difference-between-a-closure-and-a-lambda) * [How do JavaScript Closures Work?](http://stackoverflow.com/questions/111102/how-do-javascript-closures-work) ## Auto Currying _Auto currying_ mengubah fungsi yang membutuhkan banyak argumen menjadi argumen yang jika diberikan kurang dari jumlah argumen yang benar mengembalikan sebuah fungsi yang mengambil sisanya. Bila fungsi mendapatkan jumlah argumen yang benar, maka akan dievaluasi. lodash dan Ramda memiliki fungsi `curry` yang bekerja seperti di bawah. ```js const add = (x, y) => x + y const curriedAdd = _.curry(add) curriedAdd(1, 2) // 3 curriedAdd(1) // (y) => 1 + y curriedAdd(1)(2) // 3 ``` __Bacaan lebih lanjut__ * [Favoring Curry](http://fr.umio.us/favoring-curry/) * [Hey Underscore, You're Doing It Wrong!](https://www.youtube.com/watch?v=m3svKOdZijA) ## Function Composition _Function composition_ atau komposisi fungsi adalah tindakan yang menempatkan dua fungsi bersama untuk membentuk fungsi ketiga dimana keluaran dari satu fungsi adalah masukan dari yang lain. ```js const compose = (f, g) => (a) => f(g(a)) // Definisi const floorAndToString = compose((val) => val.toString(), Math.floor) // Penggunaan floorAndToString(121.212121) // '121' ``` ## Continuation Pada suatu titik dalam sebuah program, bagian dari kode yang belum dieksekusi dikenal sebagai kelanjutan/kontinuitas atau _continuation_. ```js const printAsString = (num) => console.log(`Given ${num}`) const addOneAndContinue = (num, cc) => { const result = num + 1 cc(result) } addOneAndContinue(2, printAsString) // 'Given 3' ``` Kontinuitas sering terlihat pada pemrograman _asynchronous_ saat program perlu menunggu untuk menerima data sebelum dapat melanjutkan. Responnya sering dilewatkan ke sisa program, yang merupakan kelanjutannya, begitu sudah diterima. ```js const continueProgramWith = (data) => { // Melanjutkan program dengan data } readFileAsync('path/to/file', (err, response) => { if (err) { // mengatasi galat return } continueProgramWith(response) }) ``` ## Purity Sebuah fungsi dikatan murni atau _pure_ jika mengembalikan nilai yang hanya ditentukan oleh nilai masukannya, dan tidak menghasilkan efek samping atau _side effect_. ```js const greet = (name) => `Hi, ${name}` greet('Brianne') // 'Hi, Brianne' ``` Berbeda dengan masing-masing hal di bawah: ```js window.name = 'Brianne' const greet = () => `Hi, ${window.name}` greet() // "Hi, Brianne" ``` Contoh keluaran di atas didasarkan pada data yang tersimpan di luar fungsi... ```js let greeting const greet = (name) => { greeting = `Hi, ${name}` } greet('Brianne') greeting // "Hi, Brianne" ``` ... dan yang satu ini memodifikasi keadaan di luar fungsi. ## Side Effect Sebuah fungsi atau ekspresi dikatakan memiliki efek samping jika selain mengembalikan nilai, ia berinterasksi dengan (membaca dari atau menulis ke) keadaan yang dapat berubah eksternal. ```js const differentEveryTime = new Date() ``` ```js console.log('IO is a side effect!') ``` ## Idempotent Suatu fungsi _idempotent_ jika mengaplikasikannya kembali hasilnya tidak menghasilkan hasil yang berbeda. ``` f(f(x)) ≍ f(x) ``` ```js Math.abs(Math.abs(10)) ``` ```js sort(sort(sort([2, 1]))) ``` ## Point-Free Style Menulis fungsi dimana definisi tidak secara eksplisit mengidentifikasi argumen yang digunakan. Gaya ini biasanya memerlukan [_currying_](#currying) atau lainnya [_Higher-Order function_](#higher-order-functions-hof). Alias, _Tacit programming_. ```js // Diberikan const map = (fn) => (list) => list.map(fn) const add = (a) => (b) => a + b // Lalu // Bukan points-free - `numbers` merupakan argumen eksplisit const incrementAll = (numbers) => map(add(1))(numbers) // Points-free - `list` merupakan argumen implisit const incrementAll2 = map(add(1)) ``` `incrementAll` mengidentifikasi dan menggunakan parameter `numbers`, jadi itu bukan _points-free_. `incrementAll2` dituliskan hanya dengan menggabungkan beberapa fungsi dan beberapa nilai, membuatnya tidak menyebut satu pun argumennya. Itu __adalah__ _points-free_. Definisi _points-free function_ terlihat seperti _assignment_ normal tanpa `function` atau `=>`. ## Predicate Suatu _predicate_ adalah sebuah fungsi yang mengembalikan nilai `true` atau `false` untuk suatu nilai yang diberikan. Biasanya digunakan sebagai _callback_ untuk menyaring _array_. ```js const predicate = (a) => a > 2 ;[1, 2, 3, 4].filter(predicate) // [3, 4] ``` ## Contract Suatu _contract_ menentukan kewajiban dan jaminan perilaku dari suatu fungsi atau ekspresi saat _runtime_. Ini bertindak sebagai seperangkat aturan yang diharapkan dari masukan dan keluaran suatu fungsi atau ekspresi, dan kesalahan umumnya dilaporkan setiap kali sebuah kontrak dilanggar. ```js // Mendefinisikan contract kami : int -> int const contract = (input) => { if (typeof input === 'number') return true throw new Error('Contract violated: expected int -> int') } const addOne = (num) => contract(num) && num + 1 addOne(2) // 3 addOne('some string') // Contract violated: expected int -> int ``` ## Category Kategori dalam _category theory_ adalah kumpulan objek dan morfisme (_morphism_) di antara keduanya. Dalam pemrograman, biasanya _types_ bertindak sebagai objek dan fungsi sebagai morfisme. Untuk menjadi kategori yang sah, tiga aturan harus dipenuhi: 1. Harus ada morfisme identitas yang memetakan objek itu sendiri. Dimana `a` adalah sebuah objek dalam beberapa kategori, harus ada fungsi dari `a -> a`. 2. Morfisme harus disusun. Dimana `a`, `b`, dan `c` adalah objek dalam beberapa kategori, dan `f` adalah morfisme dari `a -> b`, serta `g` adalah morfisme dari `b -> c`; `g(f(x))` harus sama dengan `(g • f)(x)`. 3. Komposisi harus asosiatif. `f • (g • h)` sama halnya dengan `(f • g) • h`. Karena aturan ini mengatur komposisi pada tingkat yang sangat abstrak, teori kategori sangat bagus dalam menemukan cara baru untuk menyusun sesuatu. __Bacaan lebih lanjut__ * [Category Theory for Programmers](https://bartoszmilewski.com/2014/10/28/category-theory-for-programmers-the-preface/) ## Value Apa saja yang dapat di-_assign_ ke variabel. ```js 5 Object.freeze({name: 'John', age: 30}) // The `freeze` function enforces immutability. ;(a) => a ;[1] undefined ``` ## Constant Sebuah variabel yang tidak dapat ditetapkan kembali setelah ditentukan nilainya. ```js const five = 5 const john = Object.freeze({name: 'John', age: 30}) ``` _Constant_ atau konstanta adalah [_referentially transparent_](#referential-transparency). Artinya, mereka dapat diganti dengan nilai yang mereka wakili tanpa mempengaruhi hasilnya. Dengan dua konstanta di atas, ekspresi berikut akan selalu mengembalikan nilai `true`. ```js john.age + five === ({name: 'John', age: 30}).age + (5) ``` ## Functor Suatu objek yang mengimplementasikan fungsi `map`, yang ketika menjalankan lebih dari setiap nilai pada objek untuk menghasilkan objek baru, mematuhi dua aturan: __Preserves identity__ ``` object.map(x => x) ≍ object ``` __Composable__ ``` object.map(compose(f, g)) ≍ object.map(g).map(f) ``` (`f`, `g` menjadi fungsi sewenang-wenang) _Functor_ umum dalam JavaScript adalah `Array` karena mematuhi dua aturan _functor_, yaitu: ```js [1, 2, 3].map(x => x) // = [1, 2, 3] ``` dan ```js const f = x => x + 1 const g = x => x * 2 ;[1, 2, 3].map(x => f(g(x))) // = [3, 5, 7] ;[1, 2, 3].map(g).map(f) // = [3, 5, 7] ``` ## Pointed Functor Suatu objek dengan sebuah fungsi `of` yang mengambil _semua_ nilai tunggal ke dalamnya. ES2015 menambahkan `Array.of` yang menjadikannya _pointed functor_. ```js Array.of(1) // [1] ``` ## Lift _Lifting_ atau mengangkat (dari kata _lift_, angkat) adalah saat Anda mengambil sebuah nilai dan mengambilnya ke dalam suatu objek seperti [functor](#pointed-functor). Jika Anda mengangkat sebuah fungsi ke dalam [Applicative Functor](#applicative-functor), maka Anda dapat membuatnya bekerja pada nilai-nilai yang juga ada di _functor_ itu. Beberapa implementasi memiliki fungsi yang disebut `lift`, atau `liftA2` agar lebih mudah menjalankan fungsi pada _functor_. ```js const liftA2 = (f) => (a, b) => a.map(f).ap(b) // catatan: itu `ap`, bukan `map`. const mult = a => b => a * b const liftedMult = liftA2(mult) // fungsi ini sekarang bekerja pada functor seperti array liftedMult([1, 2], [3]) // [3, 6] liftA2(a => b => a + b)([1, 2], [3, 4]) // [4, 5, 5, 6] ``` Mengangkat fungsi satu argumen dan menerapkannya melakukan hal yang sama seperti `map`. ```js const increment = (x) => x + 1 lift(increment)([2]) // [3] ;[2].map(increment) // [3] ``` ## Referential Transparency Sebuah ekspresi yang dapat diganti nilainya dengan tanpa mengubah tingkah laku program tersebut dikatan _referentially_ transparan. Katakanlah kita memiliki fungsi `greet`: ```js const greet = () => 'Hello World!' ``` Setiap seruan dari `greet()` dapat ditimpa dengan `Hello World!`, karena itu `greet` secara referensial transparan. ## Equational Reasoning Ketika sebuah aplikasi terdiri dari ekspresi dan tanpa efek samping, kebenaran tentang sistem dapat diturunkan dari bagian-bagiannya. ## Lambda Fungsi anonim yang dapat diperlakukan seperti sebuah nilai. ```js ;(function (a) { return a + 1 }) ;(a) => a + 1 ``` _Lambda_ juga sering dilewatkan sebagai argumen ke _Higher-Order function_. ```js [1, 2].map((a) => a + 1) // [2, 3] ``` Anda dapat menugaskan (_assign_) suatu _lambda_ ke dalam sebuah variabel. ```js const add1 = (a) => a + 1 ``` ## Lambda Calculus Sebuah cabang dari matematika yang menggunakan fungsi untuk membuat suatu [model universal dari komputasi](https://en.wikipedia.org/wiki/Lambda_calculus). ## Lazy evaluation _Lazy evaluation_ adalah mekanisme evaluasi panggilan-per-kebutuhan yang menunda evaluasi suatu ekspresi sampai nilainya dibutuhkan. Dalam bahasa fungsional, ini memungkinkan struktur seperti _infinite list_, yang biasanya tidak tersedia dalam bahasa imperatif dimana urutan perintah sangat penting. ```js const rand = function*() { while (1 < 2) { yield Math.random() } } ``` ```js const randIter = rand() randIter.next() // Setiap eksekusi memberikan nilai acak, ekspresi dievaluasi hanya saat dibutuhkan ``` ## Monoid Objek dengan fungsi yang "menggabungkan" objek itu sendiri dengan tipe lain yang sama. Salah satu _monoid_ sederhana adalah penjumlahan angka: ```js 1 + 1 // 2 ``` Dalam kasus ini, angka adalah objek dan `+` adalah fungsi. Nilai "identitas" juga harus ada bila dikombinasikan dengan nilai yang tidak mengubahnya. Nilai identitas untuk penjumlahan adalah `0`. ```js 1 + 0 // 1 ``` Ini juga memerlukan pengelompokkan operasi yang tidak akan mempengaruhi hasilnya (asosiatif): ```js 1 + (2 + 3) === (1 + 2) + 3 // true ``` Rangkaian _array_ juga membentuk _monoid_: ```js ;[1, 2].concat([3, 4]) // [1, 2, 3, 4] ``` Nilai identitasnya adalah _array_ kosong atau `[]`. ```js ;[1, 2].concat([]) // [1, 2] ``` Jika fungsi identitas dan komposisi disediakan, maka fungsinya membentuk monoid: ```js const identity = (a) => a const compose = (f, g) => (x) => f(g(x)) ``` `foo` adalah fungsi apapun yang mengambil satu argumen. ``` compose(foo, identity) ≍ compose(identity, foo) ≍ foo ``` ## Monad _Monad_ adalah sebuah objek dengan fungsi [`of`](#pointed-functor) dan `chain`. `chain` ini seperti [`map`](#functor), kecuali itu "membatalkan" objek bersarang yang dihasilkan. ```js // Implementasi Array.prototype.chain = function (f) { return this.reduce((acc, it) => acc.concat(f(it)), []) } // Penggunaan ;Array.of('cat,dog', 'fish,bird').chain((a) => a.split(',')) // ['cat', 'dog', 'fish', 'bird'] // Kontras ke map ;Array.of('cat,dog', 'fish,bird').map((a) => a.split(',')) // [['cat', 'dog'], ['fish', 'bird']] ``` `of` juga diketahui sebagai `return` di bahasa fungsional lainnya. `chain` juga diketahui sebagai `flatmap` dan `bind` di bahasa lainnya. ## Comonad Suatu objek yang memiliki fungsi `extract` dan `extend`. ```js const CoIdentity = (v) => ({ val: v, extract () { return this.val }, extend (f) { return CoIdentity(f(this)) } }) ``` `extract` mengambil sebuah nilai keluar dari _functor_. ```js CoIdentity(1).extract() // 1 ``` _extend_ menjalankan fungsi di atas _comonad_. Fungsi tersebut seharusnya mengembalikan tipe yang sama dengan _comonad_. ```js CoIdentity(1).extend((co) => co.extract() + 1) // CoIdentity(2) ``` ## Applicative Functor Suatu _applicative functor_ adalah sebuah objek dengan fungsi `ap`. `ap` menerapkan fungsi pada objek ke nilai objek lain dari tipe yang sama. ```js // Implementasi Array.prototype.ap = function (xs) { return this.reduce((acc, f) => acc.concat(xs.map(f)), []) } // Contoh penggunaan ;[(a) => a + 1].ap([1]) // [2] ``` Ini berguna jika Anda memiliki dua objek dan Anda ingin menerapkan fungsi biner ke isinya. ```js // Array yang ingin digabungkan const arg1 = [1, 3] const arg2 = [4, 5] // menggabungkan fungsi - harus curried untuk pekerjaan ini const add = (x) => (y) => x + y const partiallyAppliedAdds = [add].ap(arg1) // [(y) => 1 + y, (y) => 3 + y] ``` Ini memberi Anda sebuah _array_ dari sejumlah fungsi yang dapat Anda sebut `ap` untuk mendapatkan hasilnya: ```js partiallyAppliedAdds.ap(arg2) // [5, 6, 7, 8] ``` ## Morphism Sebuah fungsi transformasi. ### Endomorphism Sebuah fungsi dimana tipe masukannya sama dengan keluarannya. ```js // uppercase :: String -> String const uppercase = (str) => str.toUpperCase() // decrement :: Number -> Number const decrement = (x) => x - 1 ``` ### Isomorphism Sepasang transformasi antara dua jenis benda yang bersifat struktural dan tidak ada data yang hilang. Sebagai contoh, koordinat 2D dapat disimpan sebagai _array_ `[2, 3]` atau objek `{x: 2, y: 3}`. ```js // Menyediakan fungsi untuk mengubah kedua arah membuat mereka isomorfik const pairToCoords = (pair) => ({x: pair[0], y: pair[1]}) const coordsToPair = (coords) => [coords.x, coords.y] coordsToPair(pairToCoords([1, 2])) // [1, 2] pairToCoords(coordsToPair({x: 1, y: 2})) // {x: 1, y: 2} ``` ## Setoid Suatu objek yang memiliki fungsi `equals` yang mana dapat digunakan untuk membandingkan objek lain dengan tipe yang sama. Menjadikan _array_ suatu _setoid_: ```js Array.prototype.equals = function (arr) { const len = this.length if (len !== arr.length) { return false } for (let i = 0; i < len; i++) { if (this[i] !== arr[i]) { return false } } return true } ;[1, 2].equals([1, 2]) // true ;[1, 2].equals([0]) // false ``` ## Semigroup Suatu objek yang memiliki fungsi `concat` yang menggabungkannya dengan objek lain dengan tipe yang sama. ```js ;[1].concat([2]) // [1, 2] ``` ## Foldable Suatu objek yang memiliki fungsi `reduce` yang dapat mengubah objek tersebut menjadi tipe yang lain. ```js const sum = (list) => list.reduce((acc, val) => acc + val, 0) sum([1, 2, 3]) // 6 ``` ## Type Signature Seringkali fungsi dalam JavaScript memiliki komentar yang menunjukkan tipe dari argumen dan nilai pengembaliannya. Ada sedikit perbedaan di antara komunitas/masyarakat, namun mereka sering mengikuti pola berikut: ```js // functionName :: firstArgType -> secondArgType -> returnType // add :: Number -> Number -> Number const add = (x) => (y) => x + y // increment :: Number -> Number const increment = (x) => x + 1 ``` Jika suatu fungsi menerima fungsi lain sebagai argumennya, maka itu dibungkus dengan tanda kurung. ```js // call :: (a -> b) -> a -> b const call = (f) => (x) => f(x) ``` Huruf `a`, `b`, `c`, `d` digunakan sebagai tanda bahwa argumen tersebut dapat berbentuk apa saja. Layaknya versi dari `map`, mengambil sebuah fungsi yang mengubah nilai dari bentuk `a` ke bentuk lain `b`, sebuah _array_ dengan nilai berbentuk `a`, dan mengembalikan sebuah _array_ dengan nilai berbentuk `b`. ```js // map :: (a -> b) -> [a] -> [b] const map = (f) => (list) => list.map(f) ``` __Bacan lebih lanjut__ * [Ramda's type signatures](https://github.com/ramda/ramda/wiki/Type-Signatures) * [Mostly Adequate Guide](https://drboolean.gitbooks.io/mostly-adequate-guide/content/ch7.html#whats-your-type) * [What is Hindley-Milner?](http://stackoverflow.com/a/399392/22425) di Stack Overflow ## Algebraic data type Jenis komposit yang dibuat dari jenis lainnya. Dua kelas umum dari tipe aljabar (_algebraic type_) adalah [_sum_](#sum-type) dan [_product_](#product-type). ### Sum type _Sum type_ adalah kombinasi dari dua _type_ menjadi satu sama lain. Ini disebut jumlah (_sum_) karena jumlah nilai yang mungkin terjadi pada _type_ hasil adalah jumlah dari tipe masukan. JavaScript tidak memiliki _type_ seperti ini, tapi kita dapat menggunakan `Set` untuk berpura-pura: ```js // bayangkan bahwa daripada Set di sini kita memiliki tipe yang hanya memiliki nilai-nilai ini const bools = new Set([true, false]) const halfTrue = new Set(['half-true']) // Tipe `weakLogic` mengandung jumlah nilai dari `bools` dan `halfTrue` const weakLogicValues = new Set([...bools, ...halfTrue]) ``` _Sum type_ terkadang disebut _union type_, _discriminated union_, atau _tagged union_. Ada [beberapa](https://github.com/paldepind/union-type) [pustaka](https://github.com/puffnfresh/daggy) dalam JavaScript yang membantu mendefinisikan dan menggunakan _union type_. _Flow_ memasukkan [_union type_](https://flow.org/en/docs/types/unions/) dan TypeScript memiliki [Enums](https://www.typescriptlang.org/docs/handbook/enums.html) untuk melayani peran yang sama. ### Product type Tipe ***product*** menggabungkan beberapa tipe bersama, dengan cara yang mungkin Anda telah akrab: ```js // point :: (Number, Number) -> {x: Number, y: Number} const point = (x, y) => ({x: x, y: y}) ``` Ini disebut produk (_product_) karena nilai total dari struktur data adalah produk dari nilai yang berbeda. Banyak bahasa memiliki tipe _tuple_ yang merupakan formulasi sederhana dari _product type_. Lihat juga [teori himpunan](https://id.wikipedia.org/wiki/Teori_himpunan). ## Option _Option_ adalah suatu _[sum type](#sum-type)_ dengan dua kasus yang sering disebut `Some` dan `None`. _Option_ sangat berguna untuk menyusun fungsi-fungsi yang mungkin tidak mengembalikan sebuah nilai. ```js // Definisi naif const Some = (v) => ({ val: v, map (f) { return Some(f(this.val)) }, chain (f) { return f(this.val) } }) const None = () => ({ map (f) { return this }, chain (f) { return this } }) // maybeProp :: (String, {a}) -> Option a const maybeProp = (key, obj) => typeof obj[key] === 'undefined' ? None() : Some(obj[key]) ``` Gunakan `chain` untuk mengurutkan fungsi yang mengembalikan `Option`. ```js // getItem :: Cart -> Option CartItem const getItem = (cart) => maybeProp('item', cart) // getPrice :: Item -> Option Number const getPrice = (item) => maybeProp('price', item) // getNestedPrice :: cart -> Option a const getNestedPrice = (cart) => getItem(obj).chain(getPrice) getNestedPrice({}) // None() getNestedPrice({item: {foo: 1}}) // None() getNestedPrice({item: {price: 9.99}}) // Some(9.99) ``` `Option` juga dikenal sebagai `Maybe`. `Some` terkadang disebut `Just`. `None` terkadang disebut `Nothing`. ## Pustaka Pemrograman Fungsional dalam JavaScript * [mori](https://github.com/swannodette/mori) * [Immutable](https://github.com/facebook/immutable-js/) * [Ramda](https://github.com/ramda/ramda) * [ramda-adjunct](https://github.com/char0n/ramda-adjunct) * [Folktale](http://folktalejs.org) * [monet.js](https://cwmyers.github.io/monet.js/) * [lodash](https://github.com/lodash/lodash) * [Underscore.js](https://github.com/jashkenas/underscore) * [Lazy.js](https://github.com/dtao/lazy.js) * [maryamyriameliamurphies.js](https://github.com/sjsyrek/maryamyriameliamurphies.js) * [Haskell in ES6](https://github.com/casualjavascript/haskell-in-es6) --- __P.S:__ _Repository_ ini di-_fork_ dari proyek [_Functional Programming Jargon_](https://github.com/hemanth/functional-programming-jargon/) milik [hemanth](https://github.com/hemanth/) dan telah dikatakan berhasil karena [kontribusi](https://github.com/hemanth/functional-programming-jargon/graphs/contributors) yang luar biasa.